Waspadalah Bila Ada Benjolan Di Leher

benjolanTahukah anda bahwa benjolan di leher itu bisa jadi gejala awal dari penyakit yang berbaya misalnya kelenjar getah bening, kelenjar tiroid, tumor, bahkan kanker kelenjar getah bening. Nah, untuk itu saya sarankan kepada anda agar waspadalah bila ada benjolan di leher sebainya segera di atasi sebelum berakibat patal bagi anda sendiri. Nah, Benjolan di leher sebaiknya jangan sampai diabaikan. Meskipun tak disertai keluhan nyeri, benjolan harus tetap diperiksakan ke dokter utk mengetahui apakah ada kelainan terhadap kelenjar tiroid.

Kelenjar tiroid adalah kelenjar serupa kupu-kupu di batang tenggorok. Fungsi mutlak kelenjar itu utk pengaturan metabolisme badan & pertumbuhan otak pun saraf.

Dalam kondisi normal, kelenjar tiroid tak tampak & nyaris tak mampu diraba. Kesukaran tiroid lebih sering dimulai bersama pembesaran kelenjar tiroid yang tak memunculkan nyeri. Apabila diraba, kelenjar terasa membesar, teksturnya seperti karet tak lembut, kadang terasa benjol-benjol.

Baca Juga : Obat Ampuh Benjolan Di Leher

Kelainan tiroid sanggup disebabkan sebab kekurangan yodium, infeksi, atau penyakit autoimun. Meskipun awalnya pasien tidak merasakan gejala, penyakit dapat berlangsung konsisten sampai kondisi jadi nyata & muncul keluhan.

“Ada penyakit hipotiroid yang semakin nyata penyakitnya, semakin tinggi Kolesterolnya,” kata dr.Imam Subekti, Sp.PD, dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM dalam program alat edukasi yang diadakan oleh Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) di Jakarta, Selasa (9/10/12).

Penduduk di inginkan tidak butuh khawatir bakal benjolan di leher bersama mengiranya juga sebagai kanker. Menurut Ketua PERKENI Dr.Pradana Soewondo, Sp.PD, cuma sedikit benjolan di leher yang ialah kanker. “Makanya butuh dievaluasi oleh dokter apakah benjolan itu lantaran keganasan atau pembesaran biasa,” kata Pradana.

Pengobatan pembesaran kelenjar tiroid, menurut Pradana, disesuaikan dgn penyebabnya. “Jika sebab hipotiroid sehingga bakal diberikan obat buat menstabilkan hormonnya. Rata-rata dgn pengobatan kelenjarnya dapat mengecil kembali,” menurutnya.

Beliau menyampaikan, seandainya pembesaran disebabkan oleh tumor sehingga dapat dilakukan operasi. Disaat ini telah sedia metode operasi tidak dengan pisau bedah.

Nah itulah sekilan informasi tentang kesehatan semoga saja bermanfaat bagi anda

Advertisements